Gara-gara banyaknya software smartphone yang menciptakan hidupmu semakin gampang dan seru, bukan tidak mungkin anda lupa waktu sampai tidak dapat melepas tanganmu dari smartphone. Coba sejenak ingat, berapa jam dalam sehari anda mengunakan smartphone milikmu? Satu jam? Dua jam? Bisa jadi anda tidak ingat sebab saking seringnya.
Jangan terlampau terpaku dengan smartphone-mu sampai lupa waktu. Karena terdapat penyakit mencekam yang membidik dan dapat membahayakan kesehatan badanmu, yaitu mempunyai nama penyakit Tech Neck.
Penyakit Tech Neck Berbahaya Untuk Pengguna Teknologi
Saat memakai smartphone, jari-jari tanganmu tidak pernah berhenti bergerak. Matamu tidak lepas dari menatap layar smartphone, dan kepalamu juga terus menunduk. Pernah nggak anda merasa tiba-tiba leher menjadi pegal dan mulai terasa kaku? Jika iya, anda wajib berhati-hati, karena andai kecanduan smartphone kamu dapat terkena sindrom yang dinamakan Tech Neck.
Penyakit Tech Neck ini ialah dimana situasi saat bahu dan leher terasa kaku sebab terlalu lama memakai smartphone atau perlengkapan teknologi lainnya. Penyakit Tech Neck terjadi sebab otot bahu, jari tangan dan leher dipaksa terlampau berat bekerja. Jika tidak dipedulikan terlalu lama, Tech Neck dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan, sampai bungkuk.
Tanda-tanda Tech Neck mulai melanda:
1. Otot leher terasa kaku
2. Pusing ketika menatap layar smartphone, tidak jarang salah konsentrasi saat menyimak teks panjang
3. Sering typo ketika chatting sebab jari tangan mulai kehilangan kontrol
Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Tech Neck
Selain sebab terlalu lama chatting, Tech Neck juga dapat diakibatkan sebab posisi pipi dan bahu terlampau dekat ketika terlalu lama menerima telepon. Adapun teknik terbaik supaya kamu tidak terpapar sindrom Tech Neck ialah dengan mengontrol pemakaian smartphone-mu. Kamu dapat menggunakan bantuan software Lock Me Out untuk menangkal pemakaian smartphone selama sejumlah saat.
Untuk mengobati dan menangkal Tech Neck, anda juga dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Gerakan pundak dan leher secara rutin saat memakai smartphone atau di depan komputer.
2. Pejamkan mata selama sejumlah saat andai kepala mulai terasa berat.
3. Saat mulai terasa tidak jarang typo, langsung hentikan kegiatan pemakaian smartphone-mu. Cobalah pergi terbit untuk melancarkan peredaran darah dan membalikkan fokusmu.
4. Gunakan headset ketika menerima panggilan telepon, sampai-sampai meminimalkan urat di leher tersumbat sebab terlalu lama mendekatkan pundak dan pipi sekitar teleponan.
Nah loh, masih inginkan mainan smartphone tanpa terkontrol? Jangan deh, daripada terserang penyakit Tech Neck kan? Meski telah Jaka jabarkan teknik mengobatinya, tapi bakal lebih baik andai mencegahnya kan.

0 komentar:
Posting Komentar